KOLABORASI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN STUNTING

  • Jun 13, 2025
  • Web Admin Mayangsari
  • KESEHATAN, PENCEGAHAN STUNTING

MAYANGSARI - Stunting adalah isu yang penting untuk selalu dibahas, baik dari pencegahan hingga penggulangannya, diperlukan kolaborasi yang intens antar semua lembaga hingga akhirnya jumlah balita dengan kategori stunting nihil.

Dinas Pendidikan Kota Batu melaksanakan kegiatan yang bertajuk penguatan peran guru PAUD dalam penanggulangan stunting secara berkala. Kegiatan ini mengundang para guru paud yang menjadi pengurus pkk desa. TP PKK Desa Pesanggrahan sendiri hadir dalam kegiatan yang diwakili oleh Rini dan Winarni yang merupakan guru paud dan tim POKJA 2.

Peran PKK dalam penanganan stunting diantaranya adalah penimbangan balita, konseling, suplementasi gizi, pelayanan kesehatan. Peran PKK juga termasuk revitalisasi KPASI, orientasi antropometri, pendampingan bumil resti, penguatan posyandu, pemantapan desa/ kelurahan siaga, pemberian suplemen VIT A dan TTD, sosialisasi pemberian ASI eksklusif, kelas ibu hamil hingga penyuluhan tentang PMBA.

Dalam pertemuan dijelaskan bahwa presentase balita berisiko stunting yakni 20% masalah saat masa janin yang bisa dirujuk ke PUSKESMAS/ RS, sedangkan 80% masalah saat masa balita bisa dilakukan pendekatan lintas sektor (intervensi sensitive) dan diberi rujukan ke PUSKESMAS atau RS.

Hal penting lainnya adalah mengedukasi orang tua untuk memberi makan yang kaya akan protein hewani hingga stimulasi pada bayi dan balita, serta aktif mengajak balita datang ke posyandu untuk melakukan penimbangan dan pengukuran badan rutin.

Pemantauan pertumbuhan rutin bulanan di posyandu juga merupakan upaya efektif untuk deteksi dini pencegahan stunting dalam tatalaksana balita bermasalah gizi.