KERIS DAN PUSAKA TAK LAGI ASING! PELAJAR DI DESA PESANGGRAHAN DIKENALKAN DENGAN GELAR TOSAN AJI
- Jun 20, 2025
- Web Admin Mayangsari
- BUDAYA, PARIWISATA, LINGKUNGAN
MAYANGSARI - Pemerintah Desa Pesanggrahan bersama paguyuban “Sangga Braja” Kota Batu menggelar pameran Tosan Aji & Antikan di Balai Desa Pesanggrahan pada tanggal 18- 20 Juni 2025. Kegiatan ini dipadati oleh pelajar yang datang dari 3 lembaga pendidikan yang ada di Desa Pesanggrahan.

Gelar tosan aji ini ditujukan untuk mengenalkan “tosan aji” yang merupakan sebutan untuk benda pusaka dari logam seperti keris dan senjata tradisional lainnya yang dianggap bertuah dan mempunyai nilai sejarah.
Para pelajar datang didampingi oleh para guru, untuk melihat- lihat keris dan pusaka yang dipamerkan.
Andik Hanafi narasumber dari kegiatan ini menyatakan bahwa “Keris bukanlah benda yang harus ditakuti dan dihindari karena keris adalah sebuah hasil karya seni warisan budaya luhur yang mencerminkan tingginya peradaban teknologi dan budaya nenek moyang kita di masa lalu. Keris adalah lambang identitas diri dan bangsa kita yang patut kita jaga kelestariannya”.

Keris merupakan salah satu benda pusaka dan kekayaan budaya Indonesia yang masih lestari hingga saat ini. UNESCO menetapkan keris Indonesia sebagai warisan budaya dunia pada 25 November 2005 di Paris.
Pada Prasasti Tuk Mas atau Prasasti Dakawu yang ditemukan di Desa Dakawu, Grabag, Magelang, Jawa Tengah, senjata mirip keris tercatat telah dikenal oleh masyarakat Jawa sejak abad kelima. Di prasasti tersebut terdapat gambar relief peralatan besi. Dari keterangan yang didapat dari tulisan aksara Pallawa dengan bahasa Sansekerta, prasasti tersebut dibuat sekitar tahun 500 M. Prasasti menggambarkan mata air yang bersih dan jernih. Namun, di sana juga terdapat gambar trisula, kapak, sabit, kudi, dan belati atau pisau yang bentuknya mirip dengan keris.
Lambang ksatria berarti erupa sikap ketulusan hati serta sikap setia kepada tanggung jawab dan moral. Hal tersebut menjadi sarana doa untuk membela kebenaran dan orang orang tertindas serta menundukkan keilmuwan orang oarang jahat biasanya saat berdoa pemilik keris akan memberi bahan tambahan berupa sesaji sebagai sarana agar membantu doa lebih cepat terijabah oleh Allah SWT.