ATUR- PASRAH BULU BEKTI SELAMATAN BERSIH DESA PESANGGRAHAN KE-169
- Jun 01, 2025
- Web Admin Mayangsari
- BUDAYA, EKONOMI, PARIWISATA
MAYANGSARI - Atur Pasrah Bulu Bekti merupakan puncak kegiatan sakral ritual dalam merayakan berdirinya Desa Pesanggrahan.
Pergelaran ini adalah kegiatan serah (atur)- terima (pasrah) tumpeng dari ketua RW kepada kepala Desa Pesanggrahan.

Ketua LPMD (Wahyu Sudharmanto) menjelaskan bahwa kegiatan pasrah bulu bekti di Desa Pesanggrahan pertamakali diadakan pada tahun 2012 atas prakarsa Sunarto pada saat itu Desa Pesanggrahan dipimpin oleh Bapak Anam Suyanto.
Selanjutnya Wahyu Sudharmanto mengatakan bahwa “Atur- Pasrah Bulu Bekti pada awalnya merupakan kegiatan menyetor upeti/pajak dari pejabat lokal kepada ratu atau raja untuk digunakan biaya operasional kerajaan/negara. Kalau di zaman sekarang bulu bekti berarti persembahan berupa sedekah bumi dari penguasa lokal (RW) kepada petinggi/Kepala Desa untuk dibagikan kepada kawulo/rakyat secara adil dan merata”.
Di tempat berbeda, Bambang Hermanto S.Sn., hal serupa, ‘Bulu Bekti’ dalam bahasa jawa berarti menghormati, menghargai, atau memberikan rasa hormat kepada seseorang yang lebih tinggi kedudukannya. Istilah ini sering digunakan dalam konteks dan tata krama jawa.

Dalam perkembangannya semakin beragam kreatifitas masyarakat Desa Pesanggrahan yang diwujudkan dalam hantaran tumpeng.
Mulai dari tumpeng besar berisi sayur- sayuran, tumpeng nasi putih yang pada puncaknya diberi kail pancing lengkap dengan ikannya (bernama tumpeng memel), tumpeng nasi kuning yang dihias dalam tandu kerajaan, hingga tempat tumpeng yang dikemas dalam wadah lesung berkepala naga yang disebut Antaboga (bersedekah tanpa pamrih) berisi tumpeng dawet, rujak legi hingga buah2an.

Menariknya saat serah terima kepada Kepala Desa terdapat beberapa wilayah yang mengawalinya dengan atraksi singkat, seperti atraksi Gumbingan dari RW.10.
Kepala Dusun Krajan (Andik Hanafi) mengungkapkan bahwa gumbingan merupakan perwujudan marabahaya, bala, dan berbagai gangguan maka melalui Selamatan Desa berharap warga RW.10 khususnya dan masyarakat Desa Pesanggrahan pada umumnya dihindarkan dari berbagai macam bala dan musibah sehingga terwujud masyarakat yang tentram dan makmur.